Artikel ke 18 di Tazkirah net

Assalam.

Sekarang 2 minggu sekali update blog. Memang hebat haha.

Sibuk sikit sekarang. How I wish saya ada kerja menulis atau freelance writing aje. Saya memang tahan mengadap komputer dari pagi bawak ke petang, apatah lagi menulis. Mungkin sebab saya ni seorang introvert suka kerja di balik tabir sahaja.

Oh ya kembali kepada artikel saya.

Tak sangka dah artikel ke 18. Masih lagi belajar dari no. 1 hingga 18.

Menulis di Tazkirah net mengajar saya tentang banyak perkara. Terlalu banyak.

Platform penulisan saya dibina dari Tazkirah net dan blog ini. Terima kasih ada yang jemput saya jadi guest writer di blog, dan juga review produk. Due date saya di Tazkirah net sentiasa jadi prioriti jadi kadangkala saya terpaksa tolak atau kiv. Dan Mak pun tak berapa sihat sekarang so saya perlu luangkan masa juga. Saya minta maaf ya kalau ada yang tak dapat/ sempat saya tunaikan lagi.

Baiklah Artikel ke 18 ni sangat dekat di hati saya. Mula plan nak tulis untuk bulan puasa, tapi tak ada kekuatan pula nak menulis. Sedikit sebanyak artikel ini menyebut tentang kelemahan saya. Kerangka artikel ini telah siap pada bulan Ramadhan, cuma saya lost bab tajuk, halatuju dan juga itulah saya tiada kekuatan untuk menulisnya.

Tapi hati saya sentiasa teringin untuk tulis.

Selalu saya doa kalaulah Allah betul-betul ingin saya menulis artikel ini, tunjukkanlah jalannya.

Akhirnya siap juga bulan ini.

Ayat-ayat yang diquote di dalamnya ditanda pada bulan Ramadhan.

Menanda ayat yang terakhir buatkan air mata saya jatuh berguguran. Saya bertanya dan Allah menjawab. Sedangkan saya bukan siapa-siapa, ustazah atau seorang yang betul-betul baik pun sebenarnya.

Membaca artikel ini berkali-kali buatkan air mata bergenang juga. Setiap kalinya.

Dan part editor quote opening artikel itu buat saya terkedu. Itu adalah ayat kesukaan saya. Kami penulis tidak tahu ayat manakah yang akan diquote untuk opening artikel. Terima kasih Tim Editorial Tazkirah net. Setiap artikel saya diedit dengan sangat baik, memberi peluang ia diterbitkan secara profesional.

At the end of the day, saya rasa lega dapat berkongsi kelemahan saya yang satu ini. Kalaulah ia tidak dapat menyentuh banyak hati, mungkin ada seseorang di luar sana yang sama seperti saya, dapat membacanya.

It is ok to share your weakness sometime, for the benefit of others.

Jemput membaca artikel ke 18 saya.

Tajuknya dipilih oleh guru saya, antara orang paling sabar dan bertimbang-rasa yang pernah saya temui di dunia ini. Dan sangat berbakat juga. Terima kasih Cikgu.

Untuk membaca KLIK SINI.

2 thoughts on “Artikel ke 18 di Tazkirah net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge