Lebih dari yang kau minta….

Ingat post sebelum ni tentang Stephanie Kurlow?

Yang saya minta dia doakan saya siapkan artikel saya tu?

Kadang-kadang saya rasa saya ni memang sengal sangat berangan macam tu. Tapi saya rasa tak apalah berangan kan, apa salahnya.

Sekarang lepas hantar artikel saya avoid diri saya untuk lihat berapa orang baca, berapa like/share, sebab saya rasa perkara-perkara itu yang selalu distract saya untuk menulis. Bila dah bersedia baru saya baca.

Iyalah dalam diri kita ni masih ada syaiton-syaiton yang direjam, yang suka nak glamer, suka perhatian, lepas tu saya kadang-kadang berangan menjadi penulis terkenal yang misteri haha. Lepas tu berangan kot-kot ada orang mintak autograph (macamkan kau ada buku -_-“) ialah selama ni memang orang minta tandatangan saya sebab kerja. Itulah kan saya kata, ramai syaiton direjam dalam diri kita ni. Kalau bukan syaiton, hati kita sendiri.

Bukan perhatian yang buat saya menulis selama ini. Bukan rasa kagum orang. Bukan pujian orang kata cerita saya best.

Bukan.

Saya menulis kerana ia sebahagian dari diri saya, kadang-kadang sebahagian dari masa silam dan masa depan saya. Saya menulis kerana saya sukakannya. Saya ketawa, menangis sewaktu menulis dan ada emosi yang sama setiap kali membacanya. Kadang-kadang scroll baca kenangan lama-lama yang saya tak dapat lagi sekarang. Saya rasa tak apalah if you dont have today, at least you have yesterday- the memories.

Dan hari ini saya jumpa ini:

Stephanie Kurlow

Saya berdoa agar Stephanie doakan saya, tapi beliau telah share artikel saya di wall fb dan sebut nama penuh saya. Artikel lain yang Stephanie share antaranya dari website mat saleh yang terkenal di dunia.

You ask for so little thing, and Allah gives you in the way you never imagine.

Terus saya teringat kepada satu kawan penulis saya ni….

genius dari syurga

Kita minta sedikit aje, tapi Allah selalu beri lebih, beri yang terbaik pula tu.

Thank you Steph.

Thank you the whole team —> dah kenapa kau macam dapat award?

Thank you Allah T_T.

It is so hard to train your heart to bersangka baik dengan Allah all the times, but you have to fight for that.

 Bye!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge